Selamat Tinggal Karya Murni

Hari ini aku merasa kehilangan sekali, karena suasana yang ada pada pagi hari ini terasa berbeda dan asing dengan hari – hari sebelumnya. Aku sudah memiliki sebuah tempat baru yang masih belum aku kenal, belum bisa beradaptasi. Kemarin aku telah meninggalkan tempat yang sangat aku senangi, tempat keseharianku yang dimana sampai aku semester 4 sekarang ini aku disana.

Aku telah tinggal di sebuah Panti Asuhan Yayasan Karya Murni yang menjadi panti untuk mengasuh anak – anak berkebutuhan khusus tunanetra. Yayasan ini akan mempersiapkan anak – anak tunanetra dalam pendidikan disekolah dan pengembangan bakat. Sehingga sesudah dewasa kelak dapat mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain meskipun sebagai penyandang cacat/

Di tempat ini lah aku tinggal selama kurang lebih 1,5 tahun. Banyak sekali hal yang aku dapatkan untuk aku pelajari dalam kehidupanku. Dimana mereka (tunanetra) mengajarkan kepadaku tentang hal untuk memaknai hidup. Mereka yang tidak diberi Tuhan fisik yang sempurna tapi memiliki semangat yang luar biasa, dapat berkarya dan berbagi kepada orang lain. Mereka mampu melakukan hal yang mustahil menurut orang normal. Mereka dapat melakukan aktivitas sehari – harinya dengan baik, mereka bermain musik dengan sangat baik melebihi orang – orang normal, mereka dapat memuji Tuhan dan membanggakan orang disekitar mereka dengan suara emas mereka, mereka dapat menggunakan komputer layaknya orang normal. Mereka lebih rajin untuk memuji Tuhan dengan beribadah dan doa – doa harian.

ronaldi tumanggor
Foto bersama anak PA Karya Murni
Itulah hal yang sangat banyak sekali yang bisa dapatkan selama bersama mereka. Aku mendapatkan kebahagiaan disana. Tetapi seiring dengan berjalannya terus waktu, aku juga tidak bisa melawan situasi. Aku harus meninggalkan mereka untuk demi masa depanku. Karena aku merasa akan lebih sibuk dengan tuntutan kuliah. Semoga apa yang aku dapatkan dari sana dapat menjadi bekal dalam hidupku untuk menjadi seorang pribadi yang baik, dapat menghargai hidup dan dapat menghargai semangat orang lain. Trimakasih untuk kalian yang telah mengisi hari – hariku. Selamat tinggal Karya Murni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *